Media Vietnam Ungkap Kunci Taktik Kim Sang-sik Saat Bungkam Timnas Indonesia 3-0

Kategori : Sport
Tanggal : 04 August 2026

Media Vietnam Ungkap Kunci Taktik Kim Sang-sik Saat Bungkam Timnas Indonesia 3-0
KABAR NUSANTARA – Kemenangan meyakinkan Timnas Vietnam atas Indonesia pada laga Grup A Piala AFF 2026 tak hanya mendapat pujian dari para pendukungnya, tetapi juga menjadi bahan analisis media di Vietnam. Salah satunya adalah VN Express, yang mengulas secara mendalam strategi pelatih Kim Sang-sik dalam meraih kemenangan 3-0 di Stadion Pakansari, Bogor, Senin (3/8/2026). Bermain di hadapan puluhan ribu suporter Indonesia, Vietnam tampil disiplin sejak menit awal. Tim berjuluk The Golden Star Warriors itu mampu menekan permainan tuan rumah melalui organisasi permainan yang rapi dan tekanan tinggi yang konsisten. Perubahan Susunan Pemain Berbuah Hasil Sebelum pertandingan dimulai, Kim Sang-sik melakukan sejumlah perubahan dibanding dua laga sebelumnya. Beberapa pemain baru dipercaya mengisi posisi penting, terutama di lini depan, pertahanan, dan lini tengah. Perombakan tersebut terbukti efektif. Vietnam tampil lebih agresif dalam menyerang sekaligus solid ketika bertahan sehingga mampu mengendalikan jalannya pertandingan sejak awal. Pressing Tinggi Jadi Senjata Utama Menurut analisis VN Express, salah satu faktor utama kemenangan Vietnam adalah penerapan high pressing yang dilakukan sejak peluit pertama dibunyikan. Tiga penyerang Vietnam secara bergantian memberikan tekanan kepada tiga bek tengah Indonesia sehingga lini belakang Garuda kesulitan membangun serangan dari area sendiri. Di sektor tengah, dua gelandang Vietnam mendapat tugas khusus mengawal ketat para gelandang Indonesia. Pola penjagaan satu lawan satu membuat ruang gerak pemain Indonesia menjadi sangat terbatas. Strategi tersebut tetap dijalankan meski Indonesia melakukan pergantian pemain pada babak kedua. Siapa pun pemain yang masuk tetap langsung mendapat pengawalan ketat sehingga ritme permainan Indonesia tidak berkembang. Gol Pertama Berawal dari Kesalahan yang Dipaksa Media Vietnam menilai gol pembuka merupakan hasil dari skema pressing yang telah dipersiapkan dengan matang. Tekanan agresif terhadap lini belakang Indonesia membuat aliran bola menjadi tidak nyaman. Dalam situasi tersebut, pemain Vietnam berhasil memaksa bek Indonesia melakukan kesalahan kontrol bola. Kesempatan itu langsung dimanfaatkan untuk merebut penguasaan bola sebelum akhirnya diselesaikan menjadi gol pembuka yang mengubah jalannya pertandingan. Pertahanan Disiplin dan Serangan Balik Efektif Selain unggul dalam menekan lawan, Vietnam juga dinilai tampil sangat disiplin saat bertahan. Struktur pertahanan yang rapat membuat Indonesia kesulitan menciptakan peluang bersih di depan gawang. Saat berhasil merebut bola, Vietnam dengan cepat melakukan transisi menyerang melalui serangan balik yang efektif. Pendekatan ini menghasilkan gol kedua yang semakin memperbesar keunggulan mereka. Memasuki babak kedua, Vietnam tetap mempertahankan intensitas permainan. Gol ketiga yang dicetak pemain pengganti menjadi penutup penampilan impresif tim asuhan Kim Sang-sik. Evaluasi untuk Timnas Indonesia Kekalahan 0-3 menjadi pelajaran berharga bagi Timnas Indonesia menjelang laga terakhir fase grup. Lini pertahanan yang beberapa kali kehilangan fokus, distribusi bola dari belakang, serta minimnya ruang bagi lini tengah menjadi catatan yang perlu segera diperbaiki. Pelatih John Herdman diperkirakan akan melakukan evaluasi menyeluruh agar skuad Garuda mampu bangkit saat menghadapi Singapura pada pertandingan berikutnya. Meski mengalami kekalahan, peluang Indonesia untuk lolos ke babak semifinal masih terbuka. Namun, hasil positif pada laga terakhir akan menjadi syarat penting untuk menjaga asa melangkah ke fase gugur Piala AFF 2026.

← Kembali

Komentar Pembaca


Daftar Komentar

Belum ada komentar.